cHemIstry it's so real....!!!!!

Apa yaNg tidak Dapat DijElaskaN OLeh akaL sEhat daPAt dijeLAskAn OLeh ILmu pengEtaHuan,,,!!!

Dan ILmu I2 tidaK LAin Dan tidak Bukan aDalah Ilmu KImia... :)

Kamis, 19 Januari 2012

makalah kimia dasar ( kimia unsur )


MAKALAH KIMIA DASAR II
“KIMIA UNSUR"














 










DISUSUN OLEH:
   NAMA  :ROCKY R. NIKIJULUW
   NIM      : 2010 -41- 020
   PRODY : PEND KIMIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PATTIMURA
AMBON
2011


KATA PENGANTAR

                                                                                                                            
     Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat TUHAN YANG MAHA ESA karena atas berkat dan rahmatnya,penulis dapat menyelesaikan makalah ini tanpa kurang suatu apapun.
    Adapun makalah ini kami buat hanya sebatas kemampuan kami,sehingga mungkin banyak terdapat banyak kesalahan dalam penulisan ini.untuk iitu saran dan kritik penulis terima demi menyempurnakan makalah ini.



                                                                                             Ambon 21 April 2011
                                                                                                  Hormat kami


                                                                                                        Penulis








DAFTAR ISI


Cover                       ……………………………………………..   1
Kata pengantar      ……………………………………………..   2
Bab I pendahuluan……………………………………………..  3
Bab  II pembahasan……………………………………………. 6
Bab III  penutup     …………………………………………….  17
Daftar pustaka      ……………………………………………… 18










BAB I
PENDAHULUAN
1.1LATAR BELAKANG
      Dalam kehidupan sehari-hari kita mungkin tidak dapat melepaskan diri dari kimia unsur. Misalnya pada saat mengosok gigi, kita mengunakan senyawa dari unsure-unsur natrium dan flourin dalam pasta gigi. ketika kita meminum es, berarti kita mengkonsumsi senyawa yang mengandung unsure hydrogen dan oksigen, ketika tidur kita menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.
    Dengan kata lain unsure kimia sangat dibutuhkan karena menjamin kelangsungan hidup. Dalam makalah ini akan menjelaskan tentang unsure-unsur kimia serta sifatnya.
1.2 TUJUAN PEMBAHASAN
    Tujuan pembahasan masalah-masalah dalam makalah ini adalah agar kita dapat mengetahui dan mampu menjelaskan masalah-masalah ini. Selain itu makalah ini juga dibuat dengan tujuan membuka pola pikir tentang masalah-masalah dalam makalah ini.
1.3 PERUMUSAN MASALAH
Perumusan masalah secara singkat dari isi masalah ini adalah sebagai berikut :
Ø UNSUR LOGAM
Ø SIFAT LOGAM
Ø CONTOH LOGAM
Ø UNSUR NON LOGAM
Ø SIFAT NON LOGAM
Ø CONTOH NON LOGAM
Ø UNSUR METALOID
Ø SIFAT METALOID
Ø CONTOH METALOID
Ø GOLONGAN UNSUR PENTING DALAM TABEL PERIODIK
·       LOGAM ALKALI
·       ALKALI TANAH
·       HALOGEN
·       GAS MULIA
·       LOGAM TRANSISI


















BAB II PEMBAHASAN
UNSUR LOGAM
   Unsur logam merupakan unsur-unsur yang yang terdapat pada sisi kiri tabel periodik yang memiliki kemiripan sifat fisik.
 SIFAT LOGAM
Ø Pada temperatur / suhu kamar , umumnya berbentuk padatan kecuali raksa.
Ø Meropakan penghantar yang baik untuk panas dan listrik
Ø Bersifat dapat di tempa
Ø Memiliki kekerasan yang tinggi
Ø Berkilau

CONTOH LOGAM
Ø KALIUM (K)
v Bereaksi dengan air dan harus disimpan dalam banyak minyak tanah.
Ø Ttembaga (Cu)
v Termasuk logam relatif lunak dan bersifat penghantar lisrik yang baik.
Ø SENG (Zn)
v Lebih stabil dari kalium.
Ø RAKSA (Hg)
Ø Satu-satunya logam berbentuk cair pada suhu /temperatur kamar.
UNSUR NON LOGAM
   Unsur non logam merupakan unsur yang terletak di sisi kanan tabel periodik dengan sifat yang sangat bervariasi.


SIFAT NON LOGAM
Ø Penghantar yang jelek,baik untuk panas maupun listik.
Ø Cenderung bersifat rapuh.
Ø Banyak non logam merupakan gas pada temperatur/suhu kamar.

CONTOH NON LOGAM
Ø SULFUR (S)
v Dikenal sebagai batu belerang.

Ø PHOSPHOR (P)
v Merupakan non logam yang reaktif.
Ø KARBON (C)
v Mupakan non logam yang berkilauan,Misalnya grafit,intan,
Dan lain sebagainya.


UNSUR METALOID
Usur metaloid merupakan unsur yang melintang diantara unsur logam dan non logam.

SIFAT UNSUR METALOID
Ø Memiki sifat baik sebagai logam maupun non logam.
Ø Metaloid lebih rapuh dari logam,dan kurang rapuh dibandingkan padatan non logam.
Ø Metaloid umumnya bersifat semikonduktor terhadap listrik.
Ø Beberapa metaloid berkilau seperti logam.


CONTOH METALOID
Ø SILIKON (Si)
v Berkilau seperti logam
v Rapuh seperti non logam
v Merupakan semikonduktor rehadap listrik
Contoh lainnya adalalah:
Ø BORON (B)
Ø GERMANIUM (Ge)
Ø ARSENIC (As)
Ø TELLURIUM (Te)
Ø POLONIUM (Po)


GOLONGAN UNSUR PENTING DALAM TABEL PERIODIK
Ø LOGAM ALKALI
v Logam alkali merupakan logam yang berada pada golongan (I A) dalam sistem periodik unsur.
v Alkali merupakan logam yang berbentuk padatan pada suhu kamar.
v Alkali merupakan logam yang sangat reaktif sehingga di alam hanya dijumpai dalam bentuk persenyawaan.
v Apabila bereaksi dengan air, maka akan membentuk larutan alkali.
Kata alkali berasal dari bahasa arab yang berarti abu, air abu bersifatbasa.Kata alkali ini menunjukkan bahwa kecenderungan sifat logam alkali dan alkali tanah adalah membentuk basa.Alkali dan alkali tanah merupakan unsure logam yang sangat reaktif. Logam alkali adalah logam golongan IA yang terdiri dari Litium (Li), Natrium (Na), Kalium (K), Rubidium (Rb), Sesium (Cs), dan Fransium (Fr). Sedangkan logam alkali tanah terdiri dari Berilium (Be), Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), dan Radium (Ra). Radium kadang tidak dianggap sebagai alkali tanah karena sifat radioaktif yang dimilikinya.
Ø ALKALI TANAH
v Logam alkali tanah merupakan merupakan logam yang berada pada golongan (II A) dalam sistem periodik unsur.
v Alkali tanah merupakan logam yang sangat reaktif sehingga di alam banyak dijumpai dalam bentuk senyawa kecuali beryllium (Be).
v Unsur dan oksida dalam air, akan membentuk larutan alkali.
Ø HALOGEN
v Halogen merupakan unsur yang terletak pada gologan (VII A)
v Berasal dari bahasa yunani: halt = salt dan genes = forming.
v  Halogen artinya pembentuk garam. Unsur-unsur halogen merupakan unsur yang bersifat elektropositif dan mudah bereaksi dengan unsur elektropositif untuk membentuk garam.




·        SIFAT PERIODIK UNSUR HALOGEN
SIFAT UNSUR
ELEKTON VALENSI
JARI-JARI ATOM(A)
KEELETRONEGATIFAN

ENERGI IONISASI
(KJ MOL -1)
AFINITAS ELEKTRON
(KJ MOL -1)
FLORIN
2S2,2P5
0,62
3.98
1.681,0
-328,0
KORIN
3S2,3P5
0.99
3.16
1.251,1
-349,0
BROMIN
4S2,4P5
0.14
2.96
1.139,9
-324,7
IODIN
5S2,5P5
0.33
2.66
1.008,4
-295,2
ASETIN
6S2,6P5
0.40
2.20
930
-270




·       TITIK LELEH DAN TITIK DIDIH UNSUR HALOGEN
UNSUR
TITIK DIDIH (OC)
TITIK LELEH (OC)
FLOURIN
-188,14
-219.62
KLORIN
-34,6
-100,98
BROMIN
58,78
-7,25
IODIN
184,35
113,5
ASETIN
337
302






·       SIFAT FISIS KIMIA HALOGEN











·       HUBUNGAN ANTARA JARI – JARI ATOM,AFINITAS ELEKTRON,KEELETRONEGARIFAN



     Kereaktifan halogen sangat besar, dikarenakan jari – jari atom halogen sangat kecil dibandingkan unsur yang lainnya,sehingga mudah menarik elektron.dalam satu golongan, jari – jari unsur  unsur halogen bertambah.makin besar jari – jari atom makin kurang reaktifnya, sehingga dari flour sampai asetin kerektifnya berkurang.

·       GAS MULIA
v Gas mulia merupakan unsur yang terletak pada golongan (VIII A).
v Gas mulia dikenal dengan zat yang bersifat inert.
v Gas mulia sangat tidak reaktif.
v Memiliki kelimpahan yang rendah d atmosfer.
v Helium merupakan unsur  yang kelimpahan Pling banyak d alam. Gas mulia merupakan unsur  yang stabil.


·       SIFAT PERIODIK UNSUR GAS MULIA

v Gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain dan sukar menerima ataupun melepas elEktron.
v Dengan elektron valensi yang sudah penuh hal unsur gas mulia yang sangat sukar menerima elektron. Hal ini dapat dilihat dari harga afinitas elektronnya yang rendah. Kesetabilan unsur- unsur golongan gas mulia menyebabkan unsur- unsur ini sukar membentuk ion, artinya sukar melepas atau menerima elektron.
     Dengan konfigurasi elektron yang sudah penuh, gas mulia termasuk unsur yang stabil, artinya sukar bereaksi dengan unsur lain, sukar untuk menerima elektron maupun untuk melepas elektron. Perhatikanlah data afinitas elektron, energi ionisasi, dan jari-jari atom unsur gas mulia pada Tabel di bawah!
DATA FISIS
He
Ne
Ar
Kr
Xe
Rn
Nomor atom
Elektron  valensi
Jari-jari atom (Ǻ)
Titik leleh (0C)
Titik didih (0C)
Energi ionisasi (kj/mol)
Afinitas electron (kj/mol)
Kerapatan (g/L)

2
2


0,50

-272,2

-268,9

2640

-48


0,178

10
8


0,65

-248,6

-246,0

2080

-120


0,900

18
8


0,95

-189,4

-185,9

1520

-96


1,78

36
8


1,10

-157,2

-153,4

1350

-96


1,78

54
8


1,30

-111,8

-108,1

1170

-77


5,89

86
8


1,45

-71

-62

1040

-


9,73



    Neon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. Neon termasuk kelompok gas mulia yang tak berwarna dan lembam (inert). Zat ini memberikan pendar khas kemerahan jika digunakan di tabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. Sifat ini membuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatan tanda.
    Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe, nomor atom 54 dan massa atom relatif 131,29; berupa gas mulia, tak berwarna, tak berbau dan tidak ada rasanya.
    Xenon diperoleh dari udara yang dicairkan. Xenon dipergunakan untuk mengisi lampu sorot, dan lampu berintensitas tinggi lainnya, mengisi bilik gelembung yang dipergunakan oleh ahli fisika untuk mempelajari partikel sub-atom.
     Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif. Radon terbentuk dari penguraian radium. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan. Rn-222 mempunyai waktu paruh 3,8 hari dan digunakan dalam radioterapi. Radon dapat menyebabkan kanker paru paru, dan bertanggung jawab atas 20.000 kematian di Uni Eropa setiap tahunnya

·       SIFAT FISIK GAS MULIA
1.
Tidak Berwarna, tidak berbau, tidak berasa, sedikit larut dalam air.

2.
Mempunyai elektron valensi 8, dan khusus untuk Helium elektron valensinya 2, maka gas mulia bersifat kekal dan diberi valensi nol.

3.
Molekul-molekulnya terdiri atas satu atom (monoatom).



   Gas mulia dapat di peroleh dari pendingina udara cair secara bertahap (destilasi bertingkat)
Sebab titik didik komponennya bervariasi.
          Argon secara khusus dapat diperoleh dari reaksi udara dengan karbit :
  CaC2 + N2                     CaCN2 + C (bebas dari N2)
  2CaC2 + O2                    2CaO + 4C (bebas dari O2)
  CaO + CO2                   CaCO3      (bebas dari CO2)
Sebagai sisanya adalah Ar dan gas mulia lain.
          He dapat diperolah dengan jalan pemisahan dari gas alam, sebab pada sumber gas alam tertentu terdapat He dalam jumlah tidak terlalu rendah
          Rn terdapat dalam rongga-rongga batuab uranium berasal dari peluruhan Ra
    226Ra                   222 Rn + 4He

·       SIFAT KIMIA UNSUR GOLONGAN GAS MULIA
Biloks
Senyawa
Penampakan
0C
Struktur
+2
XeF2
Kristal tak berwarna
129
Linier

KrF2, 2SbF5
Padatan
50
Linier

RnF2
-
-
Linier
+4
XeF4
Kristal tak berwarna
117
Segiempat datar

KrF4
-
-
Segiempat datar
+6
XeF6
Kristal tak berwarna
49,6
Pentagonal bipiramidal cacat
+8
XeO4
Gas tak berwarna
-
Tetrahedral

XeO6-4
Padatan tak berwarna
-
Oktahedral


·       KEGUNAAN GAS MULIA
He
Pengisi balon udara, pencampur oksigen pada tabung penyelam dan sebagai pendingin untuk suhu mendekati 0 K
Ne
Pengisi bola lampu, lampu TL, lampu reklame, pendingin pada reaktor nuklir
Ar
Kr
Xe
Sebagai obat biaus pada pembedahan. Senyawa Xe dan oksigen: XeO3, XeO4 merupakan oksdator yang sangat kuat
Rn
Terapi kanker

Ø LOGAM TRANSISI
v Logam transisi merupakan unsur logam pada golongan B.
v Logam transisi merupakan logam yang dijumpai melimpah di dalam tanah atau permukaan bumi.
v Sering juga ditemukan dalam bentuk senyawa
v Terdapat beberapa jenis  unsur kuranag reaktif dan dijimpai d alam dalam bentuk unsur murni[contoh: perak (Ag), emas (Au), platina(Pt) ]







BAB III PENUTUP
Ø KESIMPULAN


   Jadi dapat disimpulkan  bahwa kimia unsur adalah ilmu kimia yang mempelajari  tentang :
Sifat, contoh, serta peranan dalam kehidupan. Sifat unsur-unsur kimia dari bawah ke atas dan dari kiri ke kanan dalam sistem periodik adalah,
v Jari-jari atom semakin kecil,
v Keelektronegatifan semakin besar,
v Energi ionisasi semakin besar, dan
v Afinitas elektron semakin besar

     
Ø SARAN
·       Untuk para mahasiswa agar lebih mendalami tentang kimia unsur
Karena dengan mempelajari tentang kimia unsur maka kita akan mengerti danmengetahui tentang kimia unsur, sifatnya serta peranan dalam kehidupan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar